Tuesday, March 20, 2007

puisi

PERISAI JIWAKU

Sebening air dilautanSeterang bulan diujung sanaYang membawa keindahan dalam hidupkuUntuk menemukan tambatan hatikuDemi masa……….Aku mencarimu dalam kegelapanDan aku menunggumu dalam kebutaanIndahku mununggumu dibibir pantaiTak seindah kenyataannyaTapi aku tak peduli,Karena hanya kaulah perisai jiwakuIni smua kulakukan hanya untukmuHanya untuk seuntai perisai jiwaYang hilang dalam gelapnya malamSeperti ditelan ombak dilautan

By : RETNO AMALIA


MAAFKAN KU

Semurni susu dibelangaCintamu padaku….Tapi nila merusaknyaYaitu aku siakan kamuHilang melayang bintang kitaDari angkasa raya….Seiring dangan sakit yang telah kubuatInginku meminta maaf darimuInginku obati lukamuTapi tubuh ini terasa beratTerikat dalam dunia bohongku sendiriSekarang tinggal sesal dalam hatiSesal yang menggumpalDan hanya bisa menahannya agar tak bicara

By : RETNO AMALIA

RISALAH CINTA

Rembulan tamaniku dalam pekatnya malamTuk tunggu kau hadir bawakan cintaGemintang sudah tunggu kau & akuTuk merajut cinta & kasih bersamaDalam remang kehidupanBintang malam bersaksi kalau kaulahJiwa yang merengkub hatikuDan kaulah……….Jiwa yang menyalakan bara kasih dihatikuSaat ku buka tirai esok hari…..Sekali lagi kan ku lihatSeuntai harapan tuk hidupBersama cinta yang abadi

By : RETNO AMALIA



RAJUTAN PINTAKU

Kau sudah menjadi bintang dalam hatiYang sempat terangi langkah tatih dalam nuraniTuk cari cinta………..Agar rumah hati yang sudah kusam & rapuh iniTerisi oleh kasih saying bukannya perihYang kupinta…………Bukalah mentari hatimuUntuk maafkan akuDan simpan kebaikanku dalan hatimuDemi aku yang pernah ada di hatimuDan pernah mengisi hatimu dengan cintaku…..

By : RETNO AMLIA